Pedoman Media Siber
Lintas Ngawi Raya menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diterbitkan Dewan Pers. Halaman ini merangkum komitmen redaksi kami kepada pembaca; teks lengkap pedoman resmi dapat dibaca di situs Dewan Pers.
1. Identitas dan Tanggung Jawab
Susunan redaksi dan kontak penanggung jawab kami cantumkan secara terbuka di halaman Susunan Redaksi dan Kontak Redaksi. Setiap berita mencantumkan nama reporter atau penulisnya.
2. Verifikasi dan Keberimbangan
Berita disusun dari fakta yang diverifikasi. Informasi yang menyangkut kepentingan atau nama baik pihak tertentu diupayakan disertai konfirmasi dari pihak yang bersangkutan. Berita yang belum terverifikasi dan menyangkut kepentingan publik yang mendesak dapat dimuat dengan keterangan bahwa informasi masih dalam proses konfirmasi, lalu dilengkapi kemudian.
3. Opini, Fakta, dan Sumber
Redaksi membedakan berita, opini, dan konten kerja sama. Sumber dan kutipan dicantumkan sepatutnya. Kami tidak memuat berita bohong, fitnah, sadis, cabul, maupun yang mengandung kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
4. Perlindungan Anak dan Privasi
Identitas anak yang berhadapan dengan hukum atau menjadi korban kejahatan, terutama kejahatan susila, tidak kami publikasikan. Kami menghormati hak privasi narasumber sesuai ketentuan yang berlaku.
5. Komentar Pembaca
Komentar dimoderasi sebelum tampil. Redaksi berhak menolak atau menghapus komentar yang berisi fitnah, ujaran kebencian, spam, promosi tanpa izin, atau yang melanggar hukum. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirimnya.
6. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab
Kesalahan pemberitaan kami perbaiki secepatnya, disertai catatan koreksi pada berita yang bersangkutan. Pihak yang merasa dirugikan berhak mengajukan hak jawab atau koreksi lewat kontak redaksi; hak jawab dimuat secara proporsional.
7. Pencabutan Berita
Berita yang sudah dipublikasikan pada prinsipnya tidak dicabut. Pencabutan hanya dapat dilakukan karena alasan khusus, seperti menyangkut SARA, kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban, atau pertimbangan lain yang ditetapkan redaksi, dan disertai penjelasan kepada pembaca.
8. Iklan dan Konten Kerja Sama
Iklan dan konten kerja sama dibedakan dari berita redaksi dan diberi keterangan yang jelas. Iklan tidak memengaruhi independensi pemberitaan.
9. Hak Cipta
Karya jurnalistik kami dilindungi hak cipta. Pengutipan diperbolehkan sebatas wajar dengan mencantumkan sumber dan tautan ke berita aslinya. Redaksi menghormati hak cipta pihak lain, dan foto atau materi kiriman wajib disertai keterangan sumber.
10. Sengketa
Sengketa pemberitaan diupayakan diselesaikan melalui mekanisme hak jawab dan mediasi, dengan Dewan Pers sebagai rujukan sesuai ketentuan yang berlaku.